WISUDA DI GUNUNG ANDONG 1762 MDPL




Sahabat,.? apa yang sesungguhnya ada dalam arti sahabat,.? Bukan sesuatu yang besar melainkan hanya sebuah pertemanan kecil yang terbatas.

Ada dalam kehidupan setiap manusia termasuk saya,.

Sebuah persahabatan sederhana tetapi mendatangkan banyak sekali makna, cerita, dan sekilas moment yang dapat terjadi, kisah yang berawal dari berbagi pengalaman hidup hingga saling mengerti satu sama lain adalah titik jumpa saya dengan empat sahabat yang sampai saat ini masih bertahan.

Saya bertemu dengan sahabat ini dalam waktu yang cukup panjang. Waktu adalah anugrah yang dapat mempertemukan saya dengan ke empat sahabat walau tak selalu dalam kondisi baik.

Kesempatan waktu adalah emas yang kami cari untuk dapat bertemu, hingga akhirnya waktu yang hampir mengahncurkan kita. Kesibukan yang melupakan segalanya, tak hiraukan apa apa melainkan hanya fokus dalam kesibukan masing-masing.

Sebut saja Nana, pernah bertanya janji kepada kami untuk datang ke hari spesialnya yaitu hari WISUDA,

"janji yang telah terucap adalah kepercayaan yang harus kita penuhi dalam tindakan"

Selang waktu yang cukup panjang hari itu pun datang, tetapi tak seperti yang di harapkan.

"Janji akhirnya hanya sebuah kata yang tak terlaksana"

ke tiga dari kami tak ada satupun yang datang ke pesta wisudanya. Kesibukan menjadi tanggungan yang seakan harus dilakukan meskipun waktu pribadi harus terluangkan. Nasi telah menjadi bubur moment yang harusnya kami bisa berbahagia atas kelulusan sahabat menjadi sebuah duka untuknya, kebencian dan amarah yang harusnya dia miliki namun hanya bisu yang bisa diberkian kepada kami atas apa yang telah terjadi.

Maaf bukanlah solusi yang pas untuk mengubah cerita buruk menjadi manis.

Hari ke hari kami hanya terdiam dalam kebingungan satu sama lain. Berfikir dan berfikir apa dan bagaimana saya harus memperbaiki hubungan baik yang selama ini terjalin, habis ide dalam benak hingga terlintas pemikiran,

"Jika moment di balas dengan moment akankah setimpal?"

Moment spesial dibalas dengan moment spesial, wisuda dengan wisuda,. hari yang kami lewatkan darinya adalah wisudanya, dan saya berfikiran bagaimana jika kami mengulang lagi hari spesialnya di depan banyak saksi.

Tak puas dengan pemikiran itu, kami berniat membawa harinya ke atas awan, sebuah gunung yang sejuk dan harapan untuk menyatukan lagi ikatan yang lama terlepas.

Sebuah gunung di jawa tengah, Gunung Andong 1762 mdpl tidak jauh dari yogyakarta tepatnya di Magelang, Jawa Tengah yang akan menyuguhkan salam INDONESIA untuk sahabat kami tercinta.

Paksaan yang awalnya kami lakukan untuknya, hingga sabtu sore pukul 17:00 kata

"DIEL/SETUJU"

terucap darinya, dan saat itu pun kami dengan siap carier sudah mantap untuk berangakat ke Gunung Andong.

Perjalanan jauh adalah titik mulai kami membangun proses lagi persahabatan tanpa ia sadari.

Sesampai di lereng Gunung Andong dan bertemu warga sekitar tak lupa juga pendaki lain, kami langsung beranjak pamit menitih langkah untuk kepuncak.

Lambaian tangan bersama, yang memulai langkah kami membuat semangat membara dalam jiwa kami. Tak sepengetahuan sahabat bahwa kejutan akan diberikan kepadanya,

dia pun hanya mengikuti alur yang telah direncakan.

Wisuda di puncak tepat jam 05:00 pagi kami ingin memberikan moment itu untuk sahabat kami tercinta.

"Kesalahan yang telah terjadi harus cepat dihapuskan untuk persahabatan yang abadi"

Langkah demi langkah telah habis oleh puncak yang kami pijak,

Ahirnya tepat 3 jam pendakian, puncak yang dinantikan telah bertatap muka dengan kami, pukul 03:00 pagi kami bergegas mencari tempat sandar untuk mendirikan tenda.

Pagi yang dingin menemani tidur kami, hingga terbit dan kejutan itu datang.

Persiapan matang yang telah kita siapkan untuknya sudah siap, bisikan kecil untuk membangunkanya.

Hey.... Hey..... Hey... Bangunnnnn Bangunnnn... ,

Mata yang terbuka dan haru melihat sebuah toga dan baju wisuda lengakap ada di depanya.

Tak terlintas sedikitpun dalam benaknya bahwa hal ini akan terjadi.

Hanya haru dan haru tetesan airmata dan pelukan serta kata maaf yang berulang ulang kami lakukan, hingga akhirnya kita lakukan wisuda oleh kami bertiga dengan saksi alam semesta, SALAM DARI INDOSESIA, gunung Sumbing Sindoro, Merbabu Merapi.

Wisuda pertama dilakukan oleh sahabat saya dari UNES Semarang jurusan Pen.Tehnik Informatika dan Komunikasi bernama Ayu Maretta, dan Wisuda ke dua dilakukan oleh sahabat saya lagi dari STIPRAM jurusan Pariwisata bernama Gilang Anjar Resaldi, dan yang terakhir wisuda ketiga dilakukan oleh saya sendiri Balano Bimo Bahtera dari Institut Seni Indonesia jurusan Desain Interior.

Meskipun hanya sebuah wisuda kecil namun itu adalah moment yang sangat berharga sekali bagi kami. Pelukan dan ucapan selamat adalah titik awal lagi untuk arti sahabat kami.

Senyuman, saling berbagi, bercanda, tawa, sedih, duka adalah bumbu yang sangat memberikan rasa untuk persahabatan ini, semoga apa yang telah di pertahankan menjadi sebuah arti dan makna yang selalu menjadi baik.

Sepesial untuk RATNA NANA FITRIYANI, selamat wisuda ya!! KEEP CALM AND DON'T PANIC karena kami tetap ada untukmu.   Ini adalah cerita nyata dari kami BANANAMATGILA !! 

















Terimakasih untuk Gunung Andong,
Terimakasih Sahabat,.


terimakasih :)
semoga bermanfaat

Komentar

Choose What You Need

PENGINAPAN UNIK DI JOGJA, OMAH PETROEK BERSAMA UMING

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN JASA DESAIN INTERIOR

WISATA ALAM GOA PINDUL YOGYAKARTA

TIPS MEMBUAT PASPOR UNTUK TRAVELING !

SETTING IP ADDRESS UNTUK DEBIAN DENGAN WINDOWS7 MEGGUNAKAN Vmware

APA ITU NILAI BINER ? YUK BELAJAR NILAI BINER